JPY Fundamental Overview 06/05/2020

Indra Gozali

Forex Trader
Pesan
46
Skor
64
Lokasi
Jakarta
Sharing sedikit mengenai situasi di Jepang saat ini dan mengenai ekonominya secara keseluruhan di hari terakhir Golden Week ini (atau Stay Home Week untuk tahun ini).

Belakangan market untuk pair JPY tidak banyak fluktuasi karena adanya libur golden week pada 3 hari terakhir ini.

Saat ini jumlah kumulatif kasus virus corona di Jepang sudah menembus 15.000 kasus. Tentu saja, sama seperti negara lain, pandemi ini juga memberikan dampak serius terhadap perekonomian Jepang seiring dengan pengumuman "state of emergency" oleh pemerintah sejak 16 April dan baru diumumkan akan diperpanjang hingga akhir Mei. Hingga saat ini tercatat sudah 114 perusahaan yang menyatakan bangkrut sejak adanya virus corona (kenaikan sebanyak 90 perusahaan sejak April).

Salah satu kebijakan yang diambil yaitu keputusan Bank of Japan (BoJ) yang diumumkan pada 28 April untuk menghilangkan limit pembelian surat utang tahunan dan akan meningkatkan pembelian surat utang perusahaan sebanyak 3 kali lipat dari sebelumnya untuk menyelamatkan perusahaan dan ekonomi dari krisis. Faktor-faktor ini akan menekan nilai tukar Yen.

Tentu saja ada beberapa faktor pendukung untuk JPY yang harus diperhatikan. Untuk suku bunga sendiri, kita ketahui bahwa Jepang saat ini mengimplementasikan suku bunga negatif, sehingga bisa dikatakan tidak ada ruang untuk penurunan suku bunga BoJ saat ini. Selain itu, perlu selalu diingat, JPY juga memiliki peran sebagai aset safe-haven.
 

Attachments

Moderator 6

Moderator
Anggota Staf
Pesan
182
Skor
16
Sharing sedikit mengenai situasi di Jepang saat ini dan mengenai ekonominya secara keseluruhan di hari terakhir Golden Week ini (atau Stay Home Week untuk tahun ini).

Belakangan market untuk pair JPY tidak banyak fluktuasi karena adanya libur golden week pada 3 hari terakhir ini.

Saat ini jumlah kumulatif kasus virus corona di Jepang sudah menembus 15.000 kasus. Tentu saja, sama seperti negara lain, pandemi ini juga memberikan dampak serius terhadap perekonomian Jepang seiring dengan pengumuman "state of emergency" oleh pemerintah sejak 16 April dan baru diumumkan akan diperpanjang hingga akhir Mei. Hingga saat ini tercatat sudah 114 perusahaan yang menyatakan bangkrut sejak adanya virus corona (kenaikan sebanyak 90 perusahaan sejak April).

Salah satu kebijakan yang diambil yaitu keputusan Bank of Japan (BoJ) yang diumumkan pada 28 April untuk menghilangkan limit pembelian surat utang tahunan dan akan meningkatkan pembelian surat utang perusahaan sebanyak 3 kali lipat dari sebelumnya untuk menyelamatkan perusahaan dan ekonomi dari krisis. Faktor-faktor ini akan menekan nilai tukar Yen.

Tentu saja ada beberapa faktor pendukung untuk JPY yang harus diperhatikan. Untuk suku bunga sendiri, kita ketahui bahwa Jepang saat ini mengimplementasikan suku bunga negatif, sehingga bisa dikatakan tidak ada ruang untuk penurunan suku bunga BoJ saat ini. Selain itu, perlu selalu diingat, JPY juga memiliki peran sebagai aset safe-haven.
Thank you for sharing! :D
 

Invesment Trade Calculator


Top